CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->
poto rri
News Olahraga

Boling Bidik Tambahan Medali Emas di Beregu

Bram News – Perburuan medali emas dari cabang olahraga boling pada gelaran SEA Games 2021 Vietnam terus berlanjut. Tim nasional (timnas) boling putra bertekad untuk merebut emas nomor team of four SEA Games Vietnam yang akan dipertandingkan di Hero World Bowling Center, Hanoi, Vietnam, Rabu (18/5/2022).

Medali pada nomor team of four putra menjadi penantian bagi Indonesia. Pada SEA Games Filipina 2019, Hardy Ramhadian dkk., hanya mampu meraih medali perak. Hasil yang sama juga mereka raih pada SEA Games Malaysia 2017.

 

Hardy berharap impiannya untuk mendapatkan emas team of four putra SEA Games dapat terwujud. Dia mengaku belum dapat bernapas lega meski telah berhasil mempertahankan gelar ganda putra yang dia dapat di SEA Games Filipina 2019.

“Karena itu salah satu impian saya juga, mungkin teman-teman juga ingin di timnya dapat emas, mungkin kita kemarin enggak dapat, sebelumnya perak doang,” ujar Hardy.

 

Berhasil mendapatkan emas, menurut Hardy, akan menjadi kebanggaan bagi dirinya dan juga tim putra Indonesia. Namun, dia mengaku tidak ada strategi khusus untuk pertandingan hari ini.

“Main santai, jangan kepancing sama lawan, fokus sih, komunikasi yang paling penting kalau kita main tim,” ujar Hardy.

 

 

Pada nomor beregu empat orang putra, Hardy akan berjuang bersama Ryan Leonard Lalisang, Diwan Rezaldy Syahril dan Yeri Ramadona.

Sementara itu, untuk nomor beregu empat orang putri yang juga akan dipertandingkan hari ini akan menampilkan Putty Insavilla Armein, Sharon Adelina L Santoso, Shinta Ceysaria Yunita dan Tannya Roumimper.

 

Bergulir mulai Senin (16/5/2022), timnas boling telah mengumpulkan satu emas, satu perak dan satu perunggu. Perak dipersembahkan oleh Sharon Adelina L Santoso/Tannya Roumimper pada nomor ganda putri. Sementara, perunggu diraih oleh Ryan pada nomor tunggal putra.

 

Timnas boling menargetkan juara umum pada SEA Games Vietnam dengan setidaknya tiga emas.

 

Target tersebut jauh lebih berat karena peluang yang diperebutkan menjadi lebih sedikit dari sebelumnya sembilan menjadi enam medali emas.

Sumber: rri.co.id